
Rasulullah saw bersabda: “Amalan yang paling dicintai oleh Allah SWT adalah " Shalat pada waktunya, Berbakti kepada kedua orang tua, kemudian Jihad di jalan Allah SWT.” [Kanzul ‘Ummal, jilid 7, hadis 18897]
Berikut ini adalah terjemahkan riwayat yang dibawakan oleh Imam Muslim tersebut. Ia berkata. Dari Abu Bakr bin Abi Syaibah, dari ‘Ali bin Mus-hir dari asy-Syaibani, dari al-Walid bin al-’Aizar, dari Sa’ad bin ‘Iyas Abu ‘Amr asy-Syaibani, dari Abdullah bin Mas’ud.
Dia berkata: “Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: Amal manakah yang lebih utama?”. Beliau menjawab, “Sholat pada waktunya.” Dia (Ibnu Mas’ud) berkata: Aku berkata:“Lalu apa?”. Beliau menjawab, “Berbakti kepada kedua orang tua.” Dia [Ibnu Mas'ud] berkata: Aku berkata: “Lalu apa?”. Beliau menjawab, “Berjihad di jalan Allah.” Tidaklah aku tinggalkan pertanyaanku untuk meminta tambahan -keterangan- kecuali karena aku kasihan kepada beliau.
SHALAT PADA WAKTUNYA
Hadist di atas menjelaskan bahwa ada tiga amalan yang paling dicintai oleh Allah SWT satu di antaranya adalah shalat pada waktunya. Sebagian ulama mengatakan bahwa yang dimaksud dengan shalat pada waktunya adalah shalat di awal waktu. Ketika kita mendengar suara adzan berkumandang, kita dengan bersegera melaksanakan shalat, lebih utama lagi dilakukan secara berjamaah.
Setiap peralihan waktu shalat sebenarnya menunjukkan perubahan tenaga alam. Hal ini dapat diukur dan diserap melalui perubahan warna alam. Fenomena perubahan warna alam ini adalah sesuatu yang tidak asing bagi mereka yang terlibat dalam bidang fotografi.
Islam telah menunjukkan semua jalan yang dapat ditempuh manusia untuk menggapai kebahagiaan. Demi mengantarkan manusia pada perkembangan materi dan maknawi, serta penekanan terhadap masalah ketepatan waktu, Islam melatih manusia untuk teratur dalam menyusun prioritas dalam rutinitas dan kehidupan. Ini juga berlaku dalam ibadah. Dalam surat an-Nisa ayat 103, Allah Swt berfirman:
إِنَّ
الصَّلاةَ کانَتْ عَلَی الْمُؤْمِنینَ کِتابًا مَوْقُوتًا
"Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman".
1. Shalat di awal waktu adalah amal yang paling utama
Dari Ibnu Mas’ud rodhiiyallahu ‘anhu, beliau berkata, Rasulullah bersabda :
Sebaik-baik amal adalah shalat di awal waktu.
(HR. Tirmidzi dan Hakim)
2. Shalat tepat waktu adalah amal yang paling dicintai Allah dalam Islam
Dari Umar rodhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: Ada seorang bertanya kepada Rasulullah :
Ya Rasulallah, amal apa yang paling dicintai Allah dalam ajaran Islam?
Beliau bersabda: Shalat pada awal waktunya, barangsiapa meninggalkan shalat maka dia dianggap t?dak lagi beragama, karena shalat adalah tiang agama.”
(HR. Bayhaqi)
3. Menggugurkan dosa-dosa bagaikan gugurnya dedaunan dari ranting pohon
Abu Dzar rodhiyallahu’anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah keluar dari rumahnya ketika musim dingin, waktu itu daun-daun berguguran. Rasulullah mengambil ranting dari sebatang pohon, sehingga daun-daun di ranting itupun banyak berguguran. Kemudian Rasulullah bersabda :
Wahai Abu Dzar! Saya menyahut : Labbaik ya Rasulullah.
Lalu beliau bersabda, Sesungguhnya seorang hamba yang muslim, jika menunaikan shalat dengan ikhlas karena Allah, maka dosa-dosanya akan berguruan seperti gugurnya daun-daun ini dari pohonnya.
(HR. Ahmad)
4. Menghapus kesalahan bagaikan menjaga kebersihan badan sehari semalam sehingga badan akan terhindar dari kotoran
Abu Hurairah rodhiyallahu ‘anhu meriwayatkan, beliau mendengar Rasulullah bersabda:
Bagaimana pendapat kalian jika di depan rumah salah seorang dari kalian terdapat sebuah sungai yang mengalir dan dia mandi di dalamnya lima kali sehari, apakah akan tersisa kotoran dari tubuhnya?” Mereka menjawab, “Tidak akan tersisa, kotoran di tubuhnya sedikitpun.”
Rasulullah bersabda, “Begitulah perumpamaan shalat lima waktu. Dengannya Allah akan mengampuni dosa-dosa.”
(HR. Bukhari)
5. Sebelum jauh-jauh mencari solusi, perbaiki saja dulu shalatnya!
Jadikanlah shalat sebagai media untuk memohon hadirnya pertolongan Allah.
Minta tolonglah (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mendirikan shalat . Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu.’( Al-Baqarah : 45)
Dari Hudzaifah rodhiyallahu ‘anhu, beliau berkata :
Apabila Rasulullah mengalami kesulitan, maka beliau segera melaksanakan shalat.
(HR. Ahmad dan Abu Daud)
6. Shalat merupakan salah satu pengundang datangnya rezeki dan kehidupan yang dipenuhi keberkahan
Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, Kamilah yang memberi rezki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.
(Thaahaa : 132)
Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.
(An-Nahl : 97)
7. Ajak dan doakan keluarga, saudara, teman, atasan, bawahan dan semua agar senantiasa menjaga shalat tepat waktu
Nasehat Luqman buat anaknya:
Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).
(Luqmaan : 17)
Do’a Nabi Ibrahim ‘alaihisholaatu wassalam buat anak keturunannya:
Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.
Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).
(Ibraahiim : 40-41)
No comments:
Post a Comment